SpaceX Meluncurkan Satelit GPS Canggih untuk Angkatan Luar Angkasa AS

3

SpaceX berhasil meluncurkan satelit GPS canggih untuk Angkatan Luar Angkasa AS pada 27 Januari dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida. Peluncuran yang awalnya tertunda karena cuaca, menggunakan roket Falcon 9 untuk mengantarkan pesawat ruang angkasa GPS III-SV09 ke orbit. Acara tersebut disiarkan langsung melalui situs SpaceX dan saluran media sosial.

Fitur dan Tujuan Utama Satelit

Satelit GPS III-SV09, diproduksi oleh Lockheed Martin, menggunakan teknologi M-Code. Peningkatan ini membuat satelit lebih tahan terhadap gangguan, sebuah peningkatan penting untuk aplikasi militer dan sipil yang mengandalkan penentuan posisi yang tepat. Seri GPS III mewakili peningkatan yang signifikan dibandingkan generasi sebelumnya, memberikan peningkatan akurasi dan keamanan.

Fleksibilitas Strategis dalam Kontrak Peluncuran

Angkatan Luar Angkasa menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan mengalihkan misi dari roket Vulcan Centaur milik United Launch Alliance ke Falcon 9 milik SpaceX. Sebagaimana dinyatakan oleh Kolonel Angkatan Luar Angkasa A.S. Ryan Hiserote, peralihan ini menggarisbawahi komitmen terhadap fleksibilitas program, yang memungkinkan penyesuaian berdasarkan kebutuhan yang terus berkembang. Langkah ini menyoroti strategi militer dalam mendiversifikasi penyedia peluncuran dan memprioritaskan daya tanggap dalam operasi luar angkasa.

“Komitmen kami untuk menjaga segala sesuatunya tetap fleksibel… berarti kami dapat melakukan perubahan jika diperlukan untuk menghadapi perubahan keadaan.” – Kolonel Ryan Hiserote

Menghormati Astronot yang Jatuh

Nama satelit ini diambil untuk mengenang Ellison Onizuka, mantan Kolonel Angkatan Udara A.S. dan astronot NASA yang tewas dalam bencana Challenger pada tahun 1986. Praktik penamaan satelit GPS dengan nama pionir dalam eksplorasi ruang angkasa berlanjut dengan misi lain, seperti GPS III-SV05 yang didedikasikan untuk Neil Armstrong dan GPS III-SV07 untuk Sally Ride.

Falcon 9 Dapat Digunakan Kembali

Peluncuran ini menandai penerbangan kelima booster tahap pertama Falcon 9, yang berhasil mendarat di kapal drone SpaceX “A Shortfall of Gravitas” di Samudera Atlantik sekitar 8,5 menit setelah lepas landas. Hal ini menunjukkan kemajuan berkelanjutan SpaceX dalam teknologi roket yang dapat digunakan kembali, menurunkan biaya peluncuran dan meningkatkan efisiensi operasional.

Satelit tersebut dikerahkan ke orbit Bumi tengah sekitar 90 menit setelah lepas landas, menyelesaikan langkah penting dalam meningkatkan konstelasi GPS AS.

Peluncuran ini menegaskan kembali pentingnya infrastruktur satelit yang tangguh bagi keamanan nasional dan menggarisbawahi pertumbuhan sinergi antara pemerintah dan industri ruang angkasa komersial. Keberhasilan penerapan GPS III-SV09 memastikan akses berkelanjutan terhadap data posisi, navigasi, dan waktu yang akurat dan aman bagi pengguna militer dan sipil.